Berita Hari Ini Polisi Tangkap 3 ABG Pencuri Aki Di Makassar

Polrestabes Makassar Kejar Komplotan Begal Sadis "Ero-ero"

Tindakan kriminal bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti : pertentangan dan persaingan kebudayaan, perbedaan ideologi politik, kapdatan dan komposisi penduduk, perbedaan distribusi kebudayaan, perbedaan kekayaan dan pendapatan, mentalitas yang labil, dan beberapa faktor dasar seperti sosioemosional, psikilogi, dan biologi. Dan tindakan kriminal ini bisa sangat merugikan bagi berbagai pihak, seperti : merugikan pihak lain baik secara material maupun non material, merugikan masyarakta secara keseluruhan, merugikan negara, dan bisa mengganggu stabilitas kemanan masyarakat.

Saat ini tindakan kriminal di Indonesia semakin meningkat, sehingga tidak aneh kalau setiap harinya kita sering melihat atau mendengar kejadian tindakan kriminal baik di media cetak, media elektronik, maupun media sosial. Salah satu contohnya adalah tindakan kriminal yang dilakukan 3 ABG yang mencuri Aki di Makassar.

Di liput dari sumber Liputan6.com, 3 orang anak baru gede atau juga bisa di sebut dengan (ABG) telah tertangkap usai mencuri aki motor di area lapangan bekas terminal Toddopuli, Kecamatan Panakukang, Makassar Sulawesi Selatan. Berita Sulawesi Selatan tersebut telah terkomfirmasi lewat via pesan singkat pada hari Jum’at (14/9/2018) dari Kapolsek panakukang, Makassar, Kompol Ananda Fauzi yang mengatakan bahwa “ saat ini ketiga ABG tersebut telah diamankan sementara untuk mrngambil keterangannya di Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Panakukang. Setelah itu, rencananya akan dilakukan pembinaan yakni dengan dikembalikannya ketiga ABG tersebut ke pangkuan orangtuanya yang dikarenakan ketiga ABG tersebut masih di bawah umur,” terang Kompol Ananda Fauzi.

Ketiga ABG tersebut tertangkap dalam operasi sikat lipu 2018 yang dilakukan oleh tim Reserse Mobile (Resmob) Polsek Panakukang, Makassar, yang dipimpin oleh Panit 2 Reskrim Ipda Roberth Haryanto Siga yang sedang berpatroli di wilayah hukum Kecamatan Panakukang. Yang tiba-tiba salah seorang anggota tim Resmob telah mendapatkan informasi dari warga sekitar, jika telah terjadi aksi pencurian aki di Jalan Tadopuli yang tepatnya di lapangan bekas Terminal Taddopuli, Kecamatan Panakukang, Makassar yang dilakoni oleh ketiga ABG tersebut. Dengan begitu hasih curian yang mereka dapati, mereka menjual hasil curian tersebut ke Kabupaten Janeponto.

Pihak kepolisian pun langsung menerjunkan tim untuk melacak keberadaan 3 abg tersebut. Dan ABG dengan inisial MM lebih dulu terlacak sehingga tim Remsob pun berhasil menangkapnya di rumahnya di Jalan Meranti. Kemudian dilakukan pengembangan dan tim Resmob kembali bisa menangkap kedua rekannya di rumahnya masing-masing yang berinisial SU dan UT. Lalu ketiga ABG tersebut dibawa kembali untuk pengembangan dalam mencari barang bukti berupa aki hasil curiannya itu. Dan akhirnya terungkap, bahwa aki hasil curiannya tersebut dijual ke seorang penadah yang tinggal di Kabupaten Jeneponto, Sulsel.

Kemudian tim Resmob bergegas menuju ke Kabupaten Jeneponto yang jarkanya kurang lebih sekitar 70 KM dari Kota Makassar untuk menangkap si penadah tersebut. Saat tiba di lokasi. Tim Resmob langsung menangkap si penadah hasil curian ketiga ABG tersebut. Si penadah ini diketahui bernama Daeng Saso. Ketiga ABG ini mengaku menjual aki hasil curiannya tersebut kepada Daeng Saso seharga Rp. 300 ribu, dan uang hasil penjualan aki tersebut mereka gunakan untuk memperbaiki motor miliki ABG berinisial MM.

Untuk mengatasi masalah tindakan kriminal ini, khususnya yang dilakukan oleh ABG, maka semua pihak harus bahu membahu untuk berupaya mencegah terjadinya tindakan kriminal yang dilakukan oleh ABG. Salah satu caranya adlah dengan mengaktifkan peran serta orang tua dan lembaga pendidikan dalam mendidik anak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.