3 Kartu Baru Andalan Jokowi Dalam Pilpres Kali Ini


Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Solo dan Gubernur Jakarta, di mana beliau memenangkan pujian karena dapat meningkatkan infrastruktur, membersihkan daerah kumuh, dan mempromosikan usaha kecil. Dan beliau juga memenangkan pemilihan presiden tahun 2014, dengan mendorong pemberantasan korupsi, dan investasi di bidang infrastruktur dan pendidikan. Selain itu juga, presiden yang berusia 57 tahun itu merupakan pemimpin Indonesia pertama yang berasal dari luar elit politik, bisnis, ataupun militer. Beliau merupakan putra seorang tukang kayu yang tumbuh di dekat kota Solo sebelum mendapatkan kekayaannya sebagai seorang pengusaha furnitur .Sebagai presiden, beliau juga bergerak cepat untuk memangkas subsidi bahan bakar, mengalihkan dananya untuk infrastruktur, program sosial dan juga mengeluarkan 3 kartu baru Jokowi.

Jokowi juga telah mengawasi investasi di bidang infrastruktur, yang ada kritikan tentang penundaan dan meledaknya biaya. Sehingga, Indonesia telah mengalami pertumbuhan tahunan yang stabil sebesar 5 persen selama masa kepresidenannya, dan juga masih di bawah target Jokowi sebesar 7 persen, dan 0,7 poin persentase lebih rendah dari tingkat pertumbuhan rata-rata pada dekade sebelumnya.

Dan kini Jokowi mencalonkan kembali dirinya untuk Pilpres 2019 kali ini. Calon presiden dengan nomor urut 01 sekaligus petahana, Joko Widodo, telah memperkenalkan kartu baru yang menjadi program yang ditawarkannya jika kembali terpilih menjadi presiden kembali pada Pemilihan Presiden 2019 kali ini. Hal terkait sejumlah program itu disampaikan oleh Jokowi dalam acara pidato kebangsaan di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019).

Dalam hal ini, ada sejumlah program tersebut yang berupa kartu baru yang disebutkan Jokowi merupakan Kartu Sembako Murah, Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-Kuliah), dan kartu Pra-Kerja. Bahkan, Jokowi memperlihatkan satu per satu contoh dari kartu tersebut pada saat menyebutnya dalam pidato. Berikut ini merupakan 3 kartu baru Jokowi yang harus anda ketahui :

1. Kartu Sembako Murah

Kartu yang pertama kali diperlihatkan oleh Jokowi ini adalah Kartu Sembako Murah. Kartu ini menjadi pelengkap dari kartu yang sudah ada sebelumnya, yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Beliau mengatakan, bahwa KIP dibuat untuk menjamin anak Indonesia untuk tetap bisa bersekolah tanpa hambatan faktor ekonomi. Sedangkan KIS menjamin kesehatan masyarakat serta memastikan mereka tidak jatuh miskin ketika ada anggota keluarga yang sakit karena biaya pengobatan yang sangat mahal. “Tetapi semua hal itu tidak cukup, saya ingin melakukan lebih banyak lagi untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Jokowi. “Maka Program Keluarga Harapan (PKH) akan saya perkuat dengan program Kartu Sembako Murah,” tambah beliau sambil memperlihatkan kartunya. Seketika relawan yang hadir pun langsung bertepuk tangan dan bersorak.

2. KIP Kuliah

Program berikutnya adalah KIP-Kuliah. Beliau mengatakan, sudah ada 18,7 juta siswa yang telah mendapatkan manfaat dari KIP ini. Akan tetapi, pelajar yang bisa menikmati manfaat dari KIP ini hanya sampai tingkat SMA. Jokowi menginginkan jaminan pendidikan ini bisa dilanjutkan hingga ke jenjang kuliah. Beliau pun membuat program barunya, yakni KIP-Kuliah. “Kartu Indonesia Pintar yang sekarang hanya sampai di SMA, akan kami jadikan sampai kuliah. Artinya Kartu Indonesia Pintar Kuliah ini akan membantu biaya pendidikan hingga ke jenjang kuliah. “Membantu biaya pendidikan, dari anak usia dini hingga kuliah dengan kartu ini,” kata beliau.

3. Kartu Pra-kerja

Selain itu, Jokowi juga mengatakan bahwa di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur, sebenarnya lapangan kerja yang tercipta semakin banyak. Akan tetapi, masyarakat juga harus semakin meningkatkan keterampilan mereka. Guna mendukung hal tersebut, pemerintah sudah memiliki berbagai program vokasi. Dimana program vokasi itu akan diperkuat dengan program baru, yakni Kartu Pra-Kerja. Sehingga dengan kartu ini akan membantu para pencari kerja bisa meningkatkan keterampilan mereka. “Saya akan luncurkan Kartu Pra-Kerja untuk memberikan layanan pelatihan vokasi. Ini pelatihan vokasi untuk meningkatkan keterampilan,” ujar Jokowi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.