Lembah Anai & Lembah Harau, Suguhan Alam Nan Sejuk Di Tanah Minang

Sajian pemandangan nan elok dapat Anda nikmati saat mengunjungi sejumlah lokasi wisata di Sumatra Barat. Suguhan pemandangannya mirip dengan suasana pegunungan di Swiss. Gulungan kabut seumpama kapas putih menggantung di gunung yang mengapit di kiri kanan jalan. Rintik-rintik hujan, seolah memadu syahdu dengan sejuknya udara yang erat memeluk. Aliran sungai yang jernih dan permadani hijau menghampar sejauh mata memandang adalah sajian yang akan menemani Anda saat menuju Air Terjun Lembah Anai.

Deru air terdengar jelas saat kendaraan menepi. Karena tepat di pinggir jalan, tak butuh waktu lama untuk mencapai lokasi. Anda hanya perlu menaiki beberapa anak tangga untuk sampai. Airnya yang jernih dan sejuk membuat siapapun sulit menepis keinginan untuk sekadar membasuh wajah di kolam tempat air berkumpul.

Orang Minang biasa memanggilnya dengan Aia Tajun atau Aia Mancua Lembah Anai. Lokasinya di pinggir Jalan Raya Trans Sumatra. Air Terjun Lembah Anai merupakan bagian dari cagar alam Lembah Anai. Sumber air terjun berasal dari Gunung Singgalang yang menyusuri perbukitan sebelumnya sampai ke tepi tebing curam berketinggian 40 meter. Sebetulnya, ada tiga air terjun di cagar alam ini, tetapi dua lainnya tertutup lebatnya hutan sehingga belum terlalu dikenal.

Lembah Anai telah lama ditetapkan sebagai cagar alam, yakni sejak zaman kolonial. Tak mengherankan jika lokasi ini kaya aneka flora dan fauna. Sementara itu untuk sampai ke Lembah Harau, Anda harus melewati Bukittinggi menuju Payakumbuh. Lembah Harau adalah ngarai yang berada di dekat Payakumbuh di Kabupaten Limapuluh Koto.

Di Lembah Harau, kita akan melihat hamparan sawah. Namun yang spesial, hamparan sawah itu diapit oleh tebing yang tegak lurus menjulang setinggi 150-200 meter. Tebing-tebing granit berketinggian 80-300 meter berdiri kokoh mengelilingi lembah memadu kontras dengan tumbuhan di sekitarnya.

Berdasarkan informasi, daerah ini merupakan salah satu lokasi favorit pemanjat tebing. Sebagian memberikan julukan Yosemite Indonesia. Sejak memasuki daerah ini, selain hamparan sawah dan tebing yang menjulang, dari kejauhan pun kita dapat melihat sejumlah air terjun.

Kawasan objek wisata Lembah Harau terbagi menjadi dua daerah wisata, yakni Sarasah Bunta dan Aka Barayun. Di Sarasah Bunta terdapat lima air terjun dan di Aka Barayun ada satu air terjun.

Aka Barayun memiliki keindahan air terjun yang tepat di bawahnya tersedia kolam renang. Pengunjung bisa leluasa menikmati sensasi berenang di bawah air terjun dengan airnya yang sejuk dan alami. Tak jauh dari air terjun, ada lokasi yang bisa memantulkan suara (echo) yang juga jadi salah satu tempat favorit wisatawan.

Keindahan Lembah Harau telah diakui sejak lama. Daerah ini telah menjadi lokasi wisata pada zaman kolonial Belanda. Sebuah monumen peninggalan Belanda di kaki air terjun Sarasah Bunta merupakan bukri bahwa Lembah Harau sering dikunjungi orang sejak 1926.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *