Cara Pilih Printer Sesuai Kebutuhan

Kita harus berterima kasih pada kemajuan teknologi yang sudah jadi bagian dari keseharian kita. Ide-ide di kepala kita bisa dimanuskripkan ke dalam bentuk tulisan lewat satu atau beberapa perangkat hardware. Misal, mesin tik, atau kalau mau yang lebih umum dan modern lagi; sebuah PC/laptop yang terhubung pada sebuah printer. Lantas, bagaimana cara pilih printer sesuai kebutuhan?

Ya, printer memang mempunyai “jasa besar” untuk mentransformasikan data digital tadi ke bentuk analognya. Dan buat Anda yang sedang mencari jenis printer apa yang paling cocok nyambung dengan PC/laptop milik Anda, tulisan kali ini akan membahas soal tipe-tipe atau jenis printer yang banyak tersedia di pasaran: dot matrix, printer laser dan printer inkjet. Ketiga jenis printer ini punya karakter masing-masing sehingga Anda memerlukan cara pilih printer sesuai kebutuhan.

Inilah 3 cara pilih printer sesuai kebutuhan.

Dot Matrix

Dot matrik, misalnya. Printer model ini termasuk tipe printer yang mencetak ke atas kertasnya secara langsung. Maksudnya, head dari printer ini langsung menekan pada pita tinta yang berhadapan dengan kertas. Keuntungannya, cara kerja dot matrix yang persis seperti mesin ketik manual ini dapat diterapkan pula untuk pencetakan sejumlah kertas sekaligus, dengan menyelipkan kertas karbon di setiap halaman kertasnya. Makanya, jangan heran kenapa dot matrix masih sering kita temukan di kantor-kantor.

Baca juga : EasyDrop, Cara Akses Cepat Dropbox via Chrome

Printer ini juga terkenal irit dan bandel. Cuman sayangnya, kalau kita ngeprint tengah malam, tetangga se-RT bisa terbangun. Maklum, jeritannya itu lho, hehehe. Meski sudah ada sebelum zaman prosesor Pentium marak dipakai, saat ini harganya masih sebanding dengan harga printer inkjet kelas low end.

Laser Printer

Selain dot matrix yang populer di era 80-an, printer laser juga cukup populer di kalangan perkantoran. Laser printer dikenalkan oleh Hewlett-Packard di tahun 1984, berdasarkan teknologi yang dikembangkan kompetitornya, Canon. Laser printer lebih populer mengingat kualitas cetakan yang tinggi, dan ongkos produksinya yang lebih rendah.

Sebuah printer laser mencetak teksh hitam dengan kualitas lebih baik dibanding inkjet, dari kepekatan wama dan ketajamarmya. Resolusi output 600 dpi sudah jadi standar buat laser printer. Coba bandingkan sebuah dokumen yang penuh teks yang di-print dengan Laser dan Inkjet. Bakalan kelihatan mana karakter huruf yang lebih tajam.

Laser printer juga dirancang buat “kerja kuda” yang super berat. Misal, buat di kantor-kantor yang memakai jaringan. Kalau saja ada 10 unit PC yang nge-print pada waktu bersamaan, enggak jadi masalah. Ada fasilitas spooling yang memungkinkan laser printer “mennyiapkan” mana yang harus di-print. Jadinya, enggak bakalan acak-acakan deh!

Baca juga : Pengertian dan Manfaat Colocasion

Dari masalah harga, Anda harus menyiapkan tujuh digit budget biar bisa memboyong sebuah laser printer kelas low end ke rumah. Meskipun investasi awalnya terbilang besar, ongkos produksi per lembar buat laser printer lebih murah. Belum lagi banyak bermunculannya produsen laser printer baru, bisa menekan harga pasaran. Itu baru yang monokrom. Bagaimana dengan yang berwarna? Yang ini harganya bisa berkali-kali harga printer inkjet lho.

Printer Inkjet

Hal paling menarik dari fenomena printer inkjet dewasa ini adalah kemampuannya mencetak warna, yang bikin pengguna rumahan berbondong-bondong memboyongnya. Investasi awalnya, relatif murah! Yap, itu jadi faktor terpenting. Sebuah printer inkjet warna kelas low end, dilego di bawah satu jutaan. Murah meriah bukan?

Selain itu, kemampuan mencetak di berbagai media jadi daya tarik lainnya. Mau di HVS, kertas foto, label CD, art paper, dan media-media sejenis, bisa dilakonin. Satu hal yang tidak didapat dari sebuah printer laser sekalipun.

Cuman saja, meskipun harganya di bawah printer laser, biaya maintenancenya lebih mahal. Cartridge tinta yang harus lebih sering diganti dibanding toner pada laser, bikin harga cetak per lembarnya jadi lebih mahal.

So, tiap jenis printer mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing, ‘kan? Mau pilih printer buat nge-print tugas, foto, atau yang bisa dua-duanya sekalian? Sesuaikan dengan kebutuhan dan kocek Anda.

One thought on “Cara Pilih Printer Sesuai Kebutuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *