Inilah 3 Posisi Seks Agar Cepat Hamil

Anda ingin buru-buru memiliki momongan dengan pasangan Anda? Mulailah merencanakannya, tidak hanya persiapan  fisik dan kesehatan calon ibu dan ayah, tapi juga mengatur posisi seks atau posisi hubungan intim Anda untuk mendukung terjadinya pembuahan yang sukses.

Posisi seks apa saja, sebenarnya memiliki kemungkinan yang sama besarnya untuk membuat Anda hamil. Namun, jika Anda fokus pada beberapa posisi seks saja, probabilitas keberhasilan pembuahan menjadi meningkat.

Berikut ini beberapa saran posisi seks untuk mempercepat terjadinya kehamilan:
1. Posisi misionaris
Posisi ini adalah posisi standar hubungan intim antara pasangan suami istri dengan posisi pria di atas dan posisi wanita di bawahnya, dengan kaki dibuka dan lutut ditekuk untuk mengistirahatkan telapak kaki di tempat tidur. Terkadang, posisi ini juga dapat dilakukan dengan wanita meletakkan satu atau kedua kaki di bahu pria. Posisi demikian dianggap sangat mendukung terjadinya pembuahan.

Posisi wanita yang berbaring telentang membuat vagina berada dalam posisi terbalik dan serviks menghadap ke atas, membantu sperma memasuki serviks untuk berenang ke rahim.

Penis juga dapat terpenetrasi lebih dalam ke vagina, sehingga sperma dapat langsung mencapai serviks segera setelah ejakulasi. Posisi misionaris ini pun termasuk posisi yang paling nyaman, karena tubuh suami dan istri mengalami kontak langsung yang lebih intim. Untuk menyukseskan posisi misionaris, berikut trik tambahannya:

  • Masukkan penis ke dalam vagina sedalam mungkin, sehingga jumlah ejakulasi difokuskan untuk masuk semua ke dalam vagina, tidak ada yang terbuang.
  • Setelah menarik penis keluar, bibir vagina dapat dikatupkan agar tidak ada air mani yang keluar.
  • Wanita sebaiknya tetap berbaring telentang selama 20 hingga 30 menit dengan meletakkan bantal pada punggung, sehingga panggul miring ke arah atas.

Beberapa tetes sperma dapat menetes keluar dari dalam vagina saat Anda bangkit dari posisi tidur, namun jika sempat  berdiam diri selama beberapa saat dalam posisi berbaring, maka biasanya sperma sudah berenang mencapai rahim.

2. Berbaring menyamping dan bersebelahan
Seks yang dilakukan bersebelahan dapat dilakukan dengan cara spooning atau gaya sendok, di mana wanita berbaring membelakangi pria dan penetrasi di lakukan dari belakang. Posisi berbaring menyamping juga dapat dilakukan secara berhadapan, wajah menghadap wajah.

3. Posisi penetrasi dari belakang
Posisi penetrasi belakang dapat dilakukan dengan wanita berbaring dengan perut menghadap ke bawah, berlutut, atau  seperti posisi sendok yang telah dijelaskan sebelumnya. Pihak suami dapat berdiri atau berlutut di belakang wanita dan melakukan penetrasi yang lebih dekat menghantarkan sperma ke serviks. Pada posisi ini, setelah pria selesai berejakulasi, wanita dapat berbaring dalam posisi tersebut selama 20 hingga 30 menit atau berbaring teletang seperti setelah melakukan posisi misionaris.

Ketiga posisi ini dipercaya sanggup membantu menyukseskan terjadinya kehamilan. Namun, apapun posisi seks yang Anda coba lakukan, sebisa mungkin nikmati kebersamaan Anda dengan pasangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *