Bolehkah berhubungan saat hamil muda?

Mengatasi Pusing Selama Hamil

Sebagian wanita mengeluhkan berkurangnya hasrat untuk melakukan hubungan seksual pada saat hamil, sedangkan sebagian lainnya mengaku lebih berhasrat. Hal ini dipengaruhi oleh hormon yang dihasilkan selama proses kehamilan. Terlepas dari hal tersebut, pertanyaan yang sering muncul adalah bolehkah berhubungan saat hamil muda? Karena beberapa mitos yang beredar di masyarakat mengatakan bahwa hubungan seksual saat hamil bisa menyebabkan terganggunya perkembangan janin, menyebabkan bayi lahir prematur dan berbagai anggapan lain. Berdasarkan penelitian  yang dilakukan di Amerika serikat menyatakan bahwa anggapan tersebut tidak benar. Meskipun pada saat orgasme mempengaruhi gerakan otot rahim, namun hal tersebut bersifat sementara yang tidak mengganggu kondisi janin karena otot-otot rahim merupakan otot yang kuat, selain itu bayi juga di lindungi oleh cairan ketuban dan juga selaput ketuban yang melindungi janin dari guncangan. Namun meskipun demikian, perlu di perhatikan pula kenyamanan dan juga kondisi dari sang istri. Pada beberapa keadaan, hubungan saat hamil muda memang lebih baik di hindari  bahkan dokter akan melarang keras jika terjadi hal-hal yang membahayakan janin, seperti sang istri memiliki riwayat keguguran, sang istri menderita rahim lemah dan timbulnya bercak merah atau flek darah selama proses kehamilan.

Apabila kondisi istri tidak menunjukkan hal negatif, maka berhubungan seksual boleh dilakukan bahkan memberikan banyak manfaat. Setidaknya ada 5  manfaat yang bisa anda dapatkan ketika melakukan hubungan seksual selama hamil. Lima manfaat tersebut dijelaskan sebagai berikut

  1. Membakar kalori. Selam aktivitas seksual berlangsung, ternyata membakar kalori di dalam tubuh, bahkan jumlah kalori yang di bakar  sama dengan olah laga lari-lari kecil atau jogging selama 30 menit. Durasi dan juga semakin “panas” aktivitas seksual yang anda dan pasangan lakukan sangat mempengaruhi besarnya kalori yang di bakar. Untuk mengimbangi berat badan yang terus meroket, hal ini bisa menjadi alternatif olah raga menyenangkan yang bisa dilakukan dengan suami
  2. Banyak yang mengatakan bahwa selama kehamilan, ibu hamil akan merasa sulit tidur, hubungan seks yang teratur dapat meningkatkan hormon oksitosin, dimana hormon oksitosin ini berguna untuk membantu anda untuk lebih mudah untuk tidur, bagi anda yang memiliki masalah atau gangguan tidur, berhubungan seksual dengan pasangan mungkin bisa menjadi jalan keluar. Karena jika berlanjut terus menerus bisa meningkatkan kelahiran prematur pada bayi.
  3. Selain membantu anda untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, berhubungan seks ternyata juga mampu meningkatkan produksi hormon DHEA (dehydropiandrosterone). Hormon ini berfungsi untuk menangkal radikal bebas, meningkatkan anti bodi sehingga membantu anda terhindar dari penyakit  seperti pilek, flu, demam, dan batuk.
  4. Hubungan seks juga membuat hubungan antara suami istri semakin erat, sentuhan-sentuhan saat hubungan ini dapat menyalurkan kasih sayang  yang mendalam. Perasaan ini membuat kenyamanan pada perasaan istri. Perasaan senang ini sangat di butuhkan saat masa kehamilan, selain memberikan kesehatan terhadap si ibu hal ini juga berpengaruh positif terhadap perkembangan bayi
  5. Aktivitas seksual juga berpengaruh terhadap penguatan otot-otot panggul. Aktivitas seksual juga memberikan pengaruh  yang signifikan terhadap penguatan otot jantung. Semakin kuat otot jantung anda, maka kemungkinan melahirkan secara normal semakin tinggi.

Demikian adalah lima manfaat yang dapat anda rasakan ketika melakukan aktivitas seksual ketika sedang hamil. Jadi menjawab pertanyaan bolehkan berhubungan saat hamil muda? Maka jawabannya adalah di perbolehkan, meskipun demikian terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan dengan seksama, seperti yang dijelaskan pada uraian sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.