Biokimia Ungkap Rahasia Memasak

Memasak merupakan aktivitas yang mengasyikan, bukan cuma wanita saja yang menyukainya, tapi tak sedikit kaum pria pun melakukannya. Memasak ternyata terkait erat dengan proses kimiawi. Seorang ahli biokimia dapat menjelaskan kepada kita dan para juru masak beberapa fakta untuk memahami bila ada kesalahan dalam mengolah masakan. Apa saja yang diungkap biokimia tentang rahasia memasak?

Memasak pada hakikatnya merupakan serangkaian reaksi kimia sehingga pengetahuan dasar mengenainya tentu sangat membantu. Misalnya, ketika kita mencemplungkan asparagus ke air yang mendidih. Pada saat itu akan terjadi letusan sel-sel yang menghasilkan warna daun menjadi hijau terang. Namun, bila dimasak lebih lama, dinding-dinding sel akan mengerut dan melepaskan asam, sehingga asparagus menjadi berwarna abu-abu dan tidak menarik.

Pernahkan Anda gagal membuat suatu masakan? Resep terbaik sekalipun terkadang dapat berakhir buruk. Ini karena anda memang belum tahu sebenarnya rahasia memasak. Seorang peneliti terkenal dan juru masak yang mengetahui sedikit soal bahan kimia mungkin dapat membantu Anda. Shirley Corriner, lama sebelum menjadi juru masak, ialah seorang ahli biokimia. Menurut Corriner, ilmu pengetahuan merupakan kunci untuk memahami mana yang benar dan salah yang terjadi di dapur. “Memasak merupakan reaksi kimia,” kata Corriner. “Berupa reaksi kimia yang paling mendasar. “Reaksi kimia bisa dicontohkan ketika memasukkan kubis merah yang telah dipotong-potong ke panci dengan air mendidih di dalamnya.

Panas menghancurkan pigmen antosinin merah, mengubahnya dari asam menjadi alkali sehingga mengubah warna kubis. Bila Anda menambahkan sedikit cuka untuk meningkatkan keasaman kubis pun akan berwarna merah kembali. Lalu bagaimana dengan buah-buahan? “Secara umum, dalam semalam Anda dapat melihat perubahan pisang berwarna hijau menjadi pisang yang terlalu masak keesokan harinya,” kata Corriner.

Hal tersebut terjadi karena gas etilen. Gas tersebut juga dilepaskan oleh apel. Simpan sebuah apel matang ke dalam sebuah kantong kertas bersama dengan buah avokad yang belum matang. Akibatnya, gas etilen pada apel akan bereaksi sehingga buah avokad pun matang keesokan harinya. Cara itu digunakan sebagai salah satu cara untuk mematangkan buah. Demikianlah cara biokimia mengungkap rahasia memasak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *